Madiun, 12 Agustus 2025 – Stasiun Caruban berpeluang besar menjadi pintu masuk utama warga Kabupaten Madiun menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo. Rencana perluasan rute Kereta Api BIAS ke stasiun ini tengah mendapat sorotan positif dari masyarakat.
Sebagai stasiun tunggal di wilayah kabupaten, Caruban mencatat angka pelayanan penumpang yang signifikan. Dalam tujuh bulan pertama 2025, sebanyak 52.754 penumpang telah dilayani, mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan warga terhadap transportasi kereta api.
“Dengan jumlah okupansi penumpang yang cukup tinggi, tentunya menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar Stasiun Caruban, dan Kabupaten Madiun pada umumnya, antusias serta mempercayakan moda transportasi kereta api untuk mobilisasi,” tutur Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun.
Selain melayani kebutuhan transportasi harian, potensi penumpang KA BIAS di Caruban dipengaruhi oleh keberadaan mahasiswa, pekerja industri, hingga masyarakat yang rutin bepergian ke Jakarta melalui Bandara Adi Soemarmo.
KAI Daop 7 telah memulai proses pemeriksaan kesiapan jalur, memastikan infrastruktur dan fasilitas di Caruban dapat melayani KA BIAS dengan optimal.
“Semua potensi dan kesiapan jalur diperhatikan agar saat KA BIAS beroperasi nanti, layanan di Stasiun Caruban benar-benar optimal,” pungkas Zainul. (Redaksi)

