Purwokerto, 12 Agustus 2025 – Libur panjang Agustus yang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 membuat KA Sawunggalih dan KA Purwojaya menjadi pilihan utama penumpang. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat lonjakan pemesanan tiket untuk kedua rute ini sejak awal bulan.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengatakan, “Tingginya minat ini dipicu oleh kombinasi faktor, yaitu jadwal yang fleksibel, tarif promo di tanggal 17 Agustus, dan layanan yang nyaman.”
KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen menyediakan tiga jadwal keberangkatan dari masing-masing arah, yakni pukul 06.05 WIB, 13.00 WIB, dan 20.45 WIB dari Kutoarjo, serta pukul 06.55 WIB, 14.00 WIB, dan 21.55 WIB dari Pasarsenen. KA Purwojaya relasi Cilacap–Gambir berangkat pukul 14.30 WIB dari Cilacap dan pukul 21.30 WIB dari Gambir.
Harga tiket normal KA Sawunggalih kelas eksekutif adalah Rp420.000 dan kelas ekonomi Rp280.000, sementara KA Purwojaya kelas eksekutif Rp476.000. Pada 17 Agustus, tarif promo berlaku, yaitu Rp336.000 untuk eksekutif Sawunggalih, Rp224.000 untuk ekonomi Sawunggalih, dan Rp392.000 untuk Purwojaya eksekutif.
Faktor kenyamanan menjadi alasan utama penumpang memilih kedua KA ini. Dengan kursi yang lega, fasilitas lengkap, dan waktu tempuh yang efisien, perjalanan menjadi lebih menyenangkan.
Penumpang juga diuntungkan dengan keberangkatan tepat waktu dan akses stasiun yang strategis di pusat kota. Hal ini membuat perjalanan ke dan dari Jakarta menjadi lebih mudah, baik untuk urusan bisnis maupun liburan.
KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket dan menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang. Salah satunya dengan opsi penambahan rangkaian jika permintaan meningkat drastis.
Kehadiran KA Sawunggalih dan KA Purwojaya sebagai primadona liburan Agustus semakin mengukuhkan peran kereta api sebagai transportasi andalan masyarakat, terutama di momen penting seperti Hari Kemerdekaan. (Redaksi)

