Semarang, 20 November 2025 – Sepanjang 2025, PT KAI Daop 4 Semarang mencatat temuan 74 barang berharga yang tertinggal di kereta ataupun area stasiun. Mayoritas barang tersebut berupa ponsel, laptop, perhiasan, dan dompet berisi dokumen penting. Jumlah ini menunjukkan masih tingginya tingkat kelalaian penumpang dalam menjaga barang pribadi selama perjalanan.
Meski sebagian besar barang dapat dikembalikan kepada pemilik, proses pencarian membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi. Setiap barang yang ditemukan diinventarisasi dengan teliti, disimpan dalam ruang aman, dan hanya diserahkan setelah verifikasi identitas dinyatakan lengkap. Sistem ini dijalankan untuk memastikan keamanan barang sekaligus menjaga kepercayaan publik.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro menyampaikan bahwa pihaknya selalu berupaya meningkatkan pelayanan pengelolaan barang hilang, terutama di tengah peningkatan mobilitas masyarakat. Menurutnya, peran petugas sangat penting dalam menjaga keamanan area peron dan ruang tunggu.
“Sepanjang tahun ini, ada 74 barang berharga yang berhasil diamankan petugas. Kami terus mengimbau penumpang agar tetap berhati-hati dan memastikan barang bawaan tidak tertinggal saat turun dari kereta,” kata Krisbiyantoro.
Ia menjelaskan bahwa temuan barang berharga paling banyak terjadi pada akhir pekan dan periode liburan. Situasi stasiun yang padat sering membuat penumpang kehilangan fokus pada barang yang dibawa, terutama ketika mengatur perpindahan dari satu moda ke moda lainnya.
Untuk meminimalkan risiko, petugas KAI rutin melakukan penyisiran di gerbong kereta setelah perjalanan selesai. Proses ini menjadi langkah penting karena banyak barang ditemukan di bawah kursi penumpang, di rak bagasi, atau di sudut-sudut gerbong yang jarang diperhatikan.
Peningkatan pengawasan juga dilakukan melalui pemasangan kamera pengawas dan pelatihan rutin bagi petugas layanan. Sistem pelaporan barang hilang kini dibuat lebih cepat untuk mempermudah penumpang melakukan verifikasi dan mendapatkan informasi terkait status barang mereka.
Dengan meningkatnya jumlah barang berharga yang ditemukan, KAI mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam membawa barang pribadi. Edukasi mengenai keamanan barang bawaan akan terus disampaikan melalui pengeras suara, media sosial, dan petugas di lapangan. (Redaksi)

