Jember, 07 Agustus 2025 – Mulai 11 Agustus 2025, rute KA Pandanwangi resmi bertambah enam pemberhentian baru. Langkah yang diambil oleh KAI Daop 9 Jember ini menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini bergantung pada moda transportasi kereta api, terutama di tengah penutupan Jalan Nasional Gumitir.
Enam stasiun tambahan tersebut adalah Sempolan, Garahan, Kalisat, Ledokombo, Kalibaru, dan Argopuro. Dengan tambahan ini, cakupan layanan KA Pandanwangi semakin luas, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk naik kereta.
Manajer Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa perluasan layanan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi akibat penutupan jalan. “Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran mobilitas warga di wilayah kerja kami, terutama pada masa darurat seperti sekarang,” katanya.
KA Pandanwangi menjadi salah satu solusi transportasi tercepat dan termurah untuk rute Jember–Banyuwangi–Ketapang. Dengan tambahan stasiun, penumpang memiliki lebih banyak pilihan untuk memulai atau mengakhiri perjalanan.
KAI telah menyesuaikan jadwal perjalanan agar tetap efisien meskipun rute bertambah panjang. Informasi terbaru dapat diakses dengan mudah melalui kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI.
Harga tiket tidak mengalami kenaikan, sehingga masyarakat dapat tetap menikmati perjalanan yang ekonomis. KAI juga memastikan pelayanan tetap prima, mulai dari kenyamanan tempat duduk hingga kebersihan kereta.
Untuk memastikan ketersediaan kursi, KAI menyarankan pembelian tiket sejak H-7 keberangkatan. Penumpang juga diminta mematuhi aturan perjalanan demi keselamatan bersama.
“Dengan adanya enam stasiun tambahan, kami berharap mobilitas warga semakin lancar dan tidak ada lagi kendala berarti dalam bepergian,” jelas Cahyo.
Layanan ini diharapkan menjadi solusi efektif hingga jalur Gumitir kembali dibuka untuk umum. (Redaksi)

