Jakarta, 22 September 2025 – Angka 30.527 penumpang yang terlayani selama delapan bulan pertama tahun 2025 menjadi bukti konkret kesuksesan KA Cut Meutia. Kereta perintis yang beroperasi sejak November 2016 ini telah menjadi tulang punggung transportasi masyarakat Aceh Utara. Rangkaian KRDI buatan PT INKA yang digunakan menunjukkan keandalan produk dalam negeri dalam melayani kebutuhan transportasi publik.

Distribusi penumpang selama periode tersebut menunjukkan pola yang konsisten dengan puncak di bulan Februari mencapai 8.291 orang. Jumlah frekuensi perjalanan sebanyak 1.944 kali memperlihatkan tingkat utilisasi yang optimal. Harga tiket yang sangat ekonomis senilai Rp2.000 menjadi faktor penting yang mendorong tingginya minat masyarakat menggunakan layanan ini.

“Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menikmati panorama pantai seperti Pantai Mulia, Pantai Curah, hingga Pantai Krueng Mane,” jelas Vice President Public Relations KAI Anne Purba. Menurutnya, nilai tambah berupa pengalaman wisata yang ditawarkan membuat KA Cut Meutia tidak hanya menjadi sarana transportasi tetapi juga destinasi wisata tersendiri. Setiap perjalanan memberikan kenangan yang berkesan bagi penumpang.

Kereta ini beroperasi pada rute sepanjang 21,4 kilometer antara Stasiun Krueng Geukueh dan Stasiun Kutablang dengan delapan jadwal pulang pergi setiap hari. Kapasitas 144 tempat duduk telah terbukti cukup mengakomodasi kebutuhan harian masyarakat. Pencapaian jumlah penumpang yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan perintis KAI mampu memberikan solusi transportasi yang diterima dan dibutuhkan oleh masyarakat di ujung barat Indonesia.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *