Jakarta, 15 Oktober 2025 — Kiprah KAI Services dalam mendukung pembangunan nasional semakin terlihat nyata. Hingga September 2025, perusahaan berhasil menyerap 26.702 tenaga kerja, meningkat dari 24.457 tenaga kerja pada periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi bukti konkret kontribusi KAI Services sebagai bagian dari ekosistem BUMN dalam memperluas lapangan kerja dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata kehadiran perusahaan bagi bangsa. “Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga ingin memberikan dampak sosial positif melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. KAI Services hadir untuk menjadi bagian dari solusi tenaga kerja nasional,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang layanan pendukung perkeretaapian dan fasilitas publik, KAI Services terus memperluas perannya dalam membangun ekosistem kerja yang produktif dan berdaya saing. Peningkatan jumlah tenaga kerja menjadi indikator bahwa perusahaan tidak hanya bertumbuh secara bisnis, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi rakyat.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari profesionalisme dan kerja keras seluruh lini perusahaan. “Kami berupaya agar pengelolaan SDM dilakukan secara profesional dan adaptif terhadap kebutuhan layanan, sehingga kehadiran KAI Services benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain menciptakan lapangan kerja, KAI Services juga fokus pada peningkatan kapasitas SDM agar mampu memberikan pelayanan terbaik di setiap bidang. Pendekatan ini membuat perusahaan semakin dipercaya sebagai penyedia jasa pendukung transportasi publik yang handal.
Dengan penyerapan tenaga kerja yang terus meningkat, KAI Services menunjukkan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. (Redaksi)

