Jakarta, 13 September 2025 – Yogyakarta semakin mempertegas posisinya sebagai primadona pariwisata kereta api Indonesia. Pada Agustus 2025, sebanyak 21.657 wisatawan mancanegara (wisman) tercatat tiba di Yogyakarta menggunakan kereta api, menjadikannya stasiun dengan jumlah penumpang asing tertinggi.

Borobudur, Prambanan, dan Malioboro tetap menjadi magnet utama. Perjalanan kereta api menuju Yogyakarta memungkinkan wisatawan asing menikmati keindahan lanskap Jawa Tengah sebelum menjelajahi kekayaan budaya dan sejarah kota ini.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyebutkan, pencapaian ini adalah bukti Yogyakarta tetap jadi daya tarik dunia. “Kereta api menjadi andalan karena menawarkan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, dan menghubungkan langsung wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Jawa dan Sumatera,” ujarnya.

Lonjakan kedatangan wisman juga dipicu oleh musim liburan global serta promosi internasional yang semakin masif. Agenda budaya di Yogyakarta semakin menegaskan posisi kota ini sebagai pusat seni dan budaya Indonesia.

Tak hanya destinasi wisata klasik, kawasan kuliner dan kerajinan juga menjadi daya tarik tambahan. Wisatawan asing kerap berbelanja batik, perak, hingga mencicipi gudeg sebagai bagian dari pengalaman lokal.

Dengan jalur kereta api, Yogyakarta menjadi lebih mudah dijangkau dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, maupun Surabaya. Hal ini memperkuat konektivitas pariwisata antardaerah.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kereta api bukan hanya sarana transportasi, melainkan juga jalur wisata yang menghadirkan cerita perjalanan penuh makna,” tambah Anne.

Dengan lebih dari 21 ribu wisman hanya dalam satu bulan, Yogyakarta meneguhkan diri sebagai destinasi utama yang tak boleh dilewatkan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *