Jakarta, 5 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api semakin menguat. Hal ini terlihat dari lonjakan penumpang pada hari pertama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, di mana 192.186 orang berangkat dengan okupansi 117,28 persen.
Fenomena okupansi yang melampaui 100 persen tidak berarti kereta penuh sesak. Kondisi ini disebabkan pola penumpang dinamis, di mana penumpang naik dan turun di sejumlah stasiun sehingga kursi bisa ditempati secara bergantian.
Hingga Jumat (5/9), total 661.658 tiket telah terjual untuk periode 4–8 September 2025, atau 80,87 persen dari total kapasitas 818.152 kursi. Angka ini menandakan minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api sangat tinggi.
KAI juga menambahkan 44.437 kursi untuk memenuhi kebutuhan perjalanan di rute populer, seperti Jakarta–Surabaya, Jakarta–Purwosari, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Bandung, dan Jakarta–Semarang.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menilai lonjakan ini sebagai tanda positif atas meningkatnya kepercayaan publik.
“Libur panjang Maulid Nabi yang bertepatan dengan akhir pekan menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mudik maupun berlibur bersama keluarga. Tingginya okupansi ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama karena menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” jelas Anne.
Selain memastikan kenyamanan, KAI juga mengimbau masyarakat agar lebih tertib dan mempersiapkan perjalanan dengan baik. Penumpang diharapkan datang lebih awal, mematuhi arahan petugas, serta menjaga fasilitas umum.
Informasi terbaru mengenai tiket dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, maupun WhatsApp resmi 0811-2223-3121. (Redaksi)

