Jakarta, 3 November 2025 – Kekuatan pengamanan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto kini semakin solid dengan total 116 Polisi Khusus Kereta Api dan 147 petugas keamanan. Gabungan kedua unit ini membentuk barisan pengamanan yang tangguh dan siap menjaga keamanan penumpang di seluruh wilayah operasional. Jumlah personel yang mencapai 263 orang ini menjadi aset berharga dalam upaya menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman.
Penambahan 13 Polsuska baru yang baru saja menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Barat melengkapi kekuatan yang sudah ada. Dengan komposisi personel yang seimbang antara Polsuska dan petugas keamanan, perusahaan dapat mengoptimalkan pembagian tugas. Polsuska fokus pada pengawasan di kereta dan jalur, sementara petugas keamanan mengamankan area stasiun dan fasilitas pendukung.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyatakan bahwa jumlah personel ini sudah diperhitungkan secara matang berdasarkan kebutuhan operasional. “Dengan tambahan ini, total Polsuska di wilayah Daop 5 kini mencapai 116 orang, ditambah 147 petugas keamanan yang berjaga di stasiun dan fasilitas operasional. Kami ingin memastikan pelanggan merasa aman mulai dari berangkat sampai tiba di tujuan,” katanya. Ia menjelaskan bahwa distribusi 263 personel ini dilakukan secara strategis untuk memastikan tidak ada area yang tidak terjangkau pengawasan.
Keberadaan 116 Polsuska dan 147 petugas keamanan ini menjadi andalan KAI Daop 5 Purwokerto dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan. Perusahaan terus memberikan dukungan kepada personel keamanan, baik dalam bentuk pelatihan berkelanjutan maupun penyediaan peralatan yang memadai. Dengan kekuatan personel yang besar dan terlatih, KAI Daop 5 Purwokerto optimistis dapat memberikan jaminan keamanan yang nyata kepada setiap penumpang yang menggunakan jasa transportasi kereta api.
(Redaksi)

